Minggu, 18 November 2012

Kamu dalam ceritanya


Aku mengenal sosoknya. Sangat mengenalnya. Dia sosok yang selalu menceritakan tentang kamu. Tanpa ditanyakan pun, dia akan selalu bercerita tentang kamu. Tak kenal waktu, hari, atau kepada siapa dia ingin bercerita. Pernah suatu waktu aku mendapatinya sedang bercerita bersama hujan. Dia bercerita dibalik jendelanya yang berembun. Kala itu ekspresinya wajahnya menggambarkan raut bahagia, sedih lalu menangis. Aku tak berani untuk mengganggunya. Aku lebih memilih untuk memperhatikannya dibalik pintu kamar itu. Dia selalu bercerita tentang kamu, apapun itu. Dia bahagia mengenalmu, dia bahagia bisa memiliki rasa yang luar biasa itu. Namun ia juga bersedih bahkan menangis ketika dia sadar, bahwa waktu belum berpihak sedetikpun padanya. Ingin ku memeluknya, menjadi teman ceritanya saat itu. Namun dia lebih nyaman sepertinya bercerita kepada tetesan dari langit senja itu.
Dia bercerita tentang perasaannya yang tak pernah berkurang sedetikpun. Dia bercerita tentang bagaimana ia bisa menyanyangi kamu. Tak pernah bosan. Sekali lagi cerita itu bukan dia ceritakan kepadaku. Ia bercerita pada hujan. Selalu pada hujan.
Dia sangat bahagia ketika hujan itu turun. Raut wajahnya berubah senang, ketika butiran-butiran air itu menyentuh tanah, menyentuh aspal, menyentuh dedaunan, ranting pohon, bahkan menyentuh permukaan wajahnya. Dia bahagia. Dia menikmatinya. Dan tak pernah peduli akan flu berat yang akan menyerang nya. Dia sungguh menikmatinya. Bahkan dia pernah berkata "aku suka ketika hujan ini mengurungku disini. Dikamar ini, dan aku bisa melewati waktu senja itu bersamanya. Tanpa harus ada seorangpun yang mengangguku" Apa kamu tahu?? Dia sungguh menikmatinya. Tak pernah aku mendapatinya sebahagia itu ketika hujan turun.
Dia bahkan pernah menyisihkan waktu seharian penuh, hanya untuk menunggu hujan itu. Menunggu teman ceritanya. Dia bahkan meninggalkan pekerjaannya yang hanya butuh 5 menit lagi untuk menyelesaikannya. Dia lebih memilih untuk bisa mendengarmu dari seberang sana. Dia berlari mendengar telepon genggamnya berbunyi. Kembali raut bahagia kembali terpancar dari wajahnya. Senyuman dibibirnya tak pernah lepas ketika ia menghabiskan waktu bersamamu. Apa kamu bisa merasakan bahagia itu? Atau apa kamu dapat membayangkan senyumannya? Dia sungguh bahagia.
Dia selalu bercerita tentang hati yang dia miliki untuk kamu. Hanya kamu. Tahukah kamu? Sekalipun kamu tak pernah tahu, rasa itu akan selalu ada. Hanya dia dan hujan yang tahu. Dia dan hujan seperti 1 jiwa yang tak pernah bisa dilepaskan. Saling berbagi. Berbagi hal tentang kamu. Karena dia tak mampu menahan semua sendiri. Karena dia tak mampu untuk merindu sendiri. Karena hujan itu kamu. Kamu yang sangat dicintai olehnya. Dalam diam, tawa, tangis bahkan sekalipun dalam tidur. Selalu ada.
“ Maaf aku membuatmu tidak nyaman dengan rasa ini. Namun aku tak bisa menahan. Maaf jika aku selalu mengganggumu, itu karena aku tak bisa berhenti. Tak bisa berhenti untuk memikirkanmu “ Kata itu dia sampaikan kepada hujan. Tak langsung kepadamu. Dia ingin kamu dapat merasakannya lewat hujan itu. Dia ingin kamu bisa mendengarkan lewat tetesan yang menyentuh bumi, sekalipun tak banyak kata yang terucap dari bibirnya. Hanya itu. 
Dia bahagia kepada hujan yang selalu menjadi teman cerita nya. Karena hujan tak pernah bosan untuk menemuinya, hujan tak pernah bosan untuk membasahi bumi. Karena kamu selalu ada untuknya walau kamu tak tahu bahwa dia sungguh menyayangimu. Dan memilih untuk diam.  Dia akan membiarkanmu berjalan dengan sosok yang akan menjadi malaikat hatimu nantinya. Dan dia bahagia atas itu. Karena kamu akan selalu dihatinya. Walau dia tahu dia tak akan pernah mendapatkan tempat seindah tempatmu dihatinya. Karena kamu akan selalu ada dipikirannya. Walau dia tahu bahwa kamu tidak melakukan hal yang sama. Dia sangat menyadari hal itu. Jangan takut, sayangnya tidak akan pernah hilang untuk kamu. Seperti hujan yang selalu ada untuk bumi.
Kamu dalam ceritanya yang akan selalu menjadi tokoh utama. Aku tak tahu kapan cerita tentang kamu akan berakhir. Itu karena dia (HATI) yang selalu menceritakan, mendendangkan nada demi nada tentang kamu. Aku hanya berperan sebagai pendengar setia nya. Karena dia (hati) yang selalu aku miliki. Dan aku tak bisa melawan apa yang ingin dia (hati) sampaikan. Itu lah sosok dia (hati) yang akan selalu memiliki cerita tentang kamu. Sampai kapanpun itu...!!

#repost

Kamis, 15 November 2012

aku dan kamu (kita)


ini tentang aku....
aku yang selalu memikirkan kamu...
aku yang selalu merindukanmu...
aku yang selalu ingin menulis tentang mu...
aku yang selalu ingin mengganggumu...
aku yang selalu ingin tahu tentang mu...
aku yang selalu ingin mendengar suaramu...
aku yang selalu ingin menemuimu...
aku yang selalu ingin kenal lebih jauh dengan mu...
aku yang selalu takut kehilanganmu...

ini tentang kamu...
kamu yang dari dulu menemani ku...
kamu yang dari dulu kukenal...
kamu yang mengajariku sebuah makna...
kamu yang memberikan sepenggal kisah dalam hidup ku...
kamu yang kadang membuatku cemburu...
kamu yang membuatku tertawa...
kamu yang membuatku menangis...
kamu yang selalu membuat ku rindu...
kamu yang selalu mendengar ceritaku...
kamu yang memberi semangat dalam hariku...
kamu yang selalu ada dalam ingatanku...
kamu yang selalu menjadi inspirasiku...






dan ini tentang KITA...
kita yang tak pernah bertemu...
kita yang tak pernah tahu satu sama lain...
kita yang bingung akan rasa itu...
kita yang selalu berpasrah pada waktu...
kita yang selalu tak dapat izin dari waktu...
kita yang selalu membuka obrolan dengan kata "hy"
kita yang selalu mengakhirinya dengna kata "met malam"
kita yang selalu berbagi cerita tentang hidup...
kita yang selalu mengingat...
kita yang tak pernah tahu kapan kita akan berjumpa..

#repost

tetang kamu


1.
   Aku mengenalmu bukan karena pilihan. Tapi waktu yang membawaku untuk mengenalmu.
2.
  Kamu memiliki tempat yang tak bisa disentuh oleh orang lain disini(hati)
3.
  Kamu sosok yang mampu memberikan kenyamanan serta canda dalam setiap waktuku.
4.
  You're my inspiration
5.
  Kamu tak pernah memikirkan diri sendiri ketika kamu pikir akan ada seseorang yang tersakiti.
6.
  Caramu mengungkapkan sayang itu. Aku suka :)
7.
  Kamu memiliki hati yang setiap harinya membuat aku ingin mengunjungimu setiap waktu.
8.
  Kamu seperti hujan. Dan akan selalu begitu dalam duniaku.
9.
  Kamu itu senja terindah diduniaku.
10.
  Kamu itu bagaikan malam yang memiliki berjuta bintang dilangit duniaku.
11.
  Kamu ya kamu.
12.
  Tetaplah menjadi kamu, untuk selamanya.
13.
  Suara kamu, selalu terdengar disetiap hembusan angin yang menelusup ke inderaku.
14.
  Kamu gila. Seperti aku yang menggilaimu.
15.
  Rindu untuk kamu terlalu besar untuk tetap tersimpan dihati ini.
16.
  Kamu diduniaku, akan selalu begitu.
17.
  Kamu dan 18 mu, akan selalu menjadi angka genap yang aku suka.
18.
  Hariku tanpa kamu, akan menjadi bosan sepertinya. Kamu?

- 18 hal bisa saja lebih aku tuliskan untuk kamu. Namun aku lebih suka dengan pendefinisian 18 ini, setidaknya hanya untuk aku dan duniaku 
#repost